Blue Flower

1. Bersedia untuk berubah

Mengklaim memiliki produk yang lebih baik. Padahal justru di sana masalahnya. Banyak pelanggan yang potensial yang justru menentang produk yang dijalankan. Anda harus mendengarkan apa yang diinginkan konsumen/pasar. Anda juga bisa memodifikasi model produk tersebut. 

2. Mendapatkan bantuan

Salah satu langkah pertama Anda saat bisnis mulai menurun adalah mendapatkan perspektif dari banyak hal. Berbicaralah dengan pelanggan, orang lain yang berhasil di bidangnya, atau orang-orang yang memang sudah ahli dalam bidang tersebut.

Jika pelanggan memberi tahu bahwa mereka menyukai produk Anda, tetapi harga yang ditawarkan terlalu tinggi maka Anda harus mencari cara untuk menurunkan harga atau lebih meningkatkan kualitas. Ketika Anda diberitahu tentang bagaimana bisnis Anda lambat berkembang dari banyak pesaing lain, Anda harus melakukan perubahan.

3. Me-reboot bisnis

Saat ada bisnis yang gagal, dalam banyak kasus standar kualitas mereka perlahan-lahan jatuh seiring waktu. Ketika itu terjadi, bisnis dapat menurun dan pemilik menjadi tak berdaya terhadap situasi.

Jika hal itu terjadi segera perbaiki kualitas produk Anda ke standar semula. Mungkin bisnis Anda membutuhkan tampilan baru, konsep yang direvisi dan bahkan mungkin brand atau nama baru.

Jika bisnis Anda gagal, cari tahu perubahan apa yang harus dilakukan. Kemudian, lakukan reboot. Pegang awalan baru dan perkenalkan kembali perusahaan Anda ke pasar.

4. Mengambil tindakan

Ketika bisnis gagal, pendekatan terburuk adalah tidak melakukan apa-apa. Padahal sangat tidak mungkin masalah akan perbaiki dirinya sendiri.

Bersikaplah bijak, Anda pun harus siap untuk membuat pilihan sulit. Anda mungkin harus memecat karyawan atau melepas bagian bisnis Anda yang pernah sangat sukses.

Lebih baik memotong batang pohon jika itu berarti menyelamatkan pohon tersebut. Dapatkan informasi sebanyak yang Anda butuhkan, kemudian buat pilihan yang diperlukan untuk menyelamatkan perusahaan Anda.

paket tour malang